Pengaruh Rokok Pada Ibu Hamil dan Janinnya
Pengaruh Rokok pada ibu hamil
yang masih merokok atau terpapar asap rokok sangatlah buruk. Apabila
dibiarkan terus menerus, akan berakibat buruk tidak hanya terhadap ibunya,
namun juga janin yang dikandungnya.
Pengaruh Rokok Pada Janin
- Beberapa efek pengaruh rokok yang akan mempengaruhi janin
apabila sang ibu masih tetap merokok atau menjadi perokok pasif
- Lebih mungkin mengalami kelahiran prematur, komplikasi
kehamilan, dan kematian bayi saat dilahirkan.
- Pengaruh rokok menempatkan bayi pada resiko yang lebih tinggi
untuk terkena sindrom kematian bayi mendadak. Pengaruh Rokok
- Bayinya mempunyai kemungkinan lebih besar untuk mengalami
penurunan fungsi paru.
- Wanita hamil yang merokok terancam risiko keguguran hingga 25
persen daripada tidak merokok. Selain itu wanita ini
memiliki resiko 1,5-2,5 kali mengalami kehamilan ektopik, sehingga untuk
mengangkat janin tersebut harus dioperasi.
- Pengaruh rokok bisa mengakibatkan air
ketuban lebih awal pecahnya sebelum waktu kehamilan, ini akan mengancam
kehamilan, janin bahkan ibu hamil tersebut.
- Menghambat pertumbuhan janin.
- Pengaruh rokok akan mengurangi produksi ASI.
Memiliki bayi dengan berat lahir
yang lebih rendah dari rata-rata dibandingkan wanita yang tidak merokok. Penyebab
utamanya ialah darah yang mengalir ke janin terhambat sehingga asupan gizi dari
sang ibu untuk janin berkurang. Menurut Profesor Peter Hindmarsh,
ahli endokrin anak dari University College Hospital
London, Inggris mengatakan bahwa pertumbuhan bayi yang lahir dari ibu yang
perokok berat akan terganggu terutama pada berat, panjang, dan lingkar kepala.
Dan tidak menutup kemungkinan mempengaruhi fungsi organ tubuh lainnya seperti
hati, otak maupun tulang si bayi.
Pengaruh Rokok Terhadap
Perilaku Anak
Hasil sebuah studi baru
menunjukkan bahwa pengaruh rokok pada wanita yang merokok selama kehamilan
kemungkinan besar akan mempunyai anak dengan gangguan perilaku.
Temuan ini sejalan dengan pola
yang dikatakan dalam studi sebelumnya yang menghubungkan pengaruh rokok selama
hamil dengan perilaku yang suka mengganggu dan bahkan jahat pada masa anak-anak
nantinya, demikian menurut Dr. Judith Brook dan rekan-rekannya dari Mount Sinai School of Medicine di
New York. Berdasarkan temuan ini, para peneliti mencari hubungan antara merokok
selama kehamilan dengan perilaku marah dan negatif pada anak berusia 2 tahun
yang berasal dari kehamilan tersebut.
Pengaruh rokok terhadap kadar
sifat negatif yang diperlihatkan anak tersebut terkait dengan tingkat rokok
ibunya semasa hamil, menurut hasil yang dipublikasikan dalam edisi April
Archives of Pediatrics and Adolescence Medicine. Makin
banyak wanita merokok, makin buruk sifat marah, perilaku impulsif dan
meningkatnya resiko pada anak tersebut, demikian dilaporkan para peneliti ini.
Menurut studi terbaru yang
dilakukan para ilmuwan dari Loma Linda University School of Medicine ditemukan
salah satu pengaruh rokok bagi janin. Disebutkan bahwa janin yang terpapar
nikotin akan menderita tekanan darah tinggi saat ia dewasa. Akibatnya, mereka
beresiko menderita serangan jantung di usia muda.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar